Semua orang tahu bahwa kakek
neneknya akan tampak lebih bijaksana dan perduli dengan orang lain. Ternyata
penyebabnya kenapa orang tua lebih bijaksana. Apa faktornya???
Jawabannya ini karena puncak dari
kecerdasan emosional (emotional intelligence) terjadi setelah usia 60 tahun
Hal inilah yang membuat generasi
lebih tua memiliki kepekaan dan rasa empati yang lebih tinggi dibanding
generasi muda. Karenanya orang tua lebih melihat sesuatu dari sisi positifnya
dalam segala hal termaksud saat sedang stress.
“Secara meningkat tampak bahwa arti
dari pusat kehidupan adalah hubungan social dan saling perduli atau merawat
orang lain”.
Dalam satu studi, para ilmuan
melibatkan 144 orang dewasa sehat yang berusia 20-an, 40-an dan 60-an tahun
untuk melihat reaksi terhadap sesuatu yang netral, sedih dan juga menjijikan
dari sebuah film. Peserta di minta mengambil sikap secara objektif, dan fokus
pada aspek positif dari apa yang dilihatnya.
Didapatkan orang yang sudah tua
dalam hal ini kelompok 60-an lebih mudah melihat suatu adegan negative secara
positif. Kondisi ini mengacu pada pengalaman hidup dan juga proses pembelajaran
dari masa lalu. Hasil penelitian ini di publikasikan dalam jurnal psychology
and aging
Penelitian lain yang di laporkan
dalam jurnal Social Cognitiveand Neuroscience juga menunjukan bahwa
orang yang lebih tua memiliki empati yang lebih besar dan lebih sensitive
terhadap kesedihan.
Pada orang yang berusia lanjut , ia akan mengadopsi perspektif yang berbeda dan tujuannya lebih fokus pada hubungan interpersonal yang lebih dekat. Karenanya mereka semakin peka terhadap kesedihan dan rasa empati yang tinggi.
Pada orang yang berusia lanjut , ia akan mengadopsi perspektif yang berbeda dan tujuannya lebih fokus pada hubungan interpersonal yang lebih dekat. Karenanya mereka semakin peka terhadap kesedihan dan rasa empati yang tinggi.
Prof Levenson menuturkan bahwa
kepekaan yang meningkatkan terhadap kesedihan tidak menunjukan peningkatan
risiko depresi, bahkan menjadi tanda sehat. Karena kondisi ini membantu
seseorang menyalurkan emosinya.
Sumber :detik
No comments:
Post a Comment