Apr 6, 2013

DARI MANA BERAS DATANG



Zaman dahulu, ada seorang yang sangat kaya raya. Ia memiliki dua orang putera yang IQ-nya telur bebek alias sangat bodoh. Namun, dimata orang kaya tersebut, kedua puteranya sangat cerdas dan lincah. Tak henti-hentinya orang kaya itu memuji kedua anaknya. Pada suatu hari, seorang teman dari jauh datang berkunjung ke rumahnya. Saat berbincang-bincang, temannya berkata: “Menurut pengamatan saya, penampilan kedua putra Anda cukup baik, namun sepertinya kemampuan berpikirnya kurang ! Nanti saat Anda tua, bagaimana mereka dapat memikul tanggung-jawab untuk mengurus usaha Anda ?“
Mendengar ini, si orang kaya berkata dengan tidak senang, “Setiap orang yang melihat anak saya, pasti memuji mereka cerdas. Hanya Anda yang mengatakan sebaliknya! Menyebalkan sekali !” Spontan, temannya berkata, “Jangan marah dulu, bagaimana kalau kita buktikan sendiri ?“
“Boleh !“ sahut si orang kaya. “Emas asli tidak takut dengan api, apa yang tidak bisa diuji ?“ Ia menyuruh pelayan memanggil kedua anaknya ke ruang tamu. Orang kaya itu bertanya kepada kedua putranya, “Coba kalian beritahu paman ini, dari mana beras putih berasal ?“ Putranya yang sulung tertawa dan berkata : “Begitu mudah, siapa yang tidak tahu kalo beras putih itu datangnya dari dapur ?“ Mendengar ini, si orang kaya mengerutkan alisnya dan bertanya pada putra keduanya: “Bagaimana menurut kamu Putra bungsunya mengedipkan mata dan berkata: “Beras putih itu kita dapatkan dari karung beras !“
Mendengar semua itu, wajah si orang kaya menjadi merah padam dan ia memaki, “Bodoh ! Saya sudah sering memberitahu kalian, kalau tidak tahu sesuatu, tanyalah kepada saya, mana boleh kalian bicara sembarangan seperti itu. Dengar baik-baik ! Beras putih bukan berasal dari dapur atau karung beras, melainkan berasal dari gudang kita! Mengerti ?!?“

Pesan:
Ada sebagian orang yang tidak pernah terlibat dalam bisnis networking, namun senang membicarakannya hanya berdasarkan pengalaman masa lalu. Mereka hanya mengetahui sedikit mengenai usaha ini dan tidak mempunyai pengalaman di lapangan, tetapi senang membesar-besarkannya bahkan kadang kala dibuat-buat. Tidak mengerti berlagak mengerti, akhinya menjadi bahan tertawaan semua orang. Untuk hal-hal yang baru, bila kita tidak memahaminya, kita harus belajar dengan rendah hati. Jangan merasa malu untuk bertanya. karena hal itu hanya akan merugikan Anda.
“Kepiting tidak mungkin mengajar anak-anaknya berjalan depan, karena ia sendiri hanya bisa melangkah ke kiri dan kanan saja. Maka tanyalah orang yang tepat, akan dapat jawaban yang tepat.” - Andrew Ho
“Berpikir adalah pekerjaan terberat yang ada, yang mungkin menjadi alasan mengapa hanya sedikit yang mau melakukannya.”- Henry Ford
“Otak yang tidak digunakan akan berkarat. Otak yang digunakan merespon. “ - Thomas Alfa Edison
“Memiliki satu otak yang baik tidak cukup, harus selalu memakainya.” - Rene Descartes

No comments:

Post a Comment

Bookmark and Share
Custom Search